Monday , 25 September 2017
Home » Berita » Mahasiswa Teknik Sipil Unpar Juara 1 (Best of the Best) GEOFEST 2016
Mahasiswa Teknik Sipil Unpar Juara 1 (Best of the Best) GEOFEST 2016

Mahasiswa Teknik Sipil Unpar Juara 1 (Best of the Best) GEOFEST 2016

Kompetisi internasional mengenai problematic soils (seperti tanah lunak), Geofest kembali digelar. Geofest 2016 melibatkan mahasiswa undergraduate dan graduate dari 4 negara yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Timor Leste. Geofest 2016 berlangsung di Kota Bandung pada 25-28 September 2016 setelah sebelumnya diadakan di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Langkawi, Malaysia. Acara ini merupakan bagian dari kegiatan “Soft Soils 2016: International Conference on Problematic Soils and Ground Improvement” hasil kerjasama Program Studi Teknik Sipil Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) dengan UTHM dibawah koordinasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI), dan International Society for Soil Mechanics and Geotechnical Engineering yang berpusat di London, Inggris.

Tim Teknik Sipil Unpar yang diwakili oleh Jericko Stevanus Prakoso, Daniel Tri, dan Arvy Nathaniel membawakan materi mengenai perbaikan tanah ekspansif dengan menggunakan arang batok kelapa. Dibawah bimbingan Budijanto Widjaja, Ph.D., dosen Geoteknik Unpar, tim ini memilih batok kelapa karena dinilai memiliki potensi untuk bereaksi baik dengan tanah ekspansif. Untuk membuktikannya, maka mereka melakukan uji laboratorium. Selama 3 bulan, mereka melakukan uji batas-batas Atterberg, uji hidrometer, uji Fall Cone Penetrometer, dan uji Trixial UU pada tanah sodium bentonitte komersial. Melalui serangkaian penjurian yang dilakukan, didapatkan hasil positif bahwa arang batok kelapa dapat memperbaiki tanah ekspansif.

Setelah melakukan presentasi pada 25 September 2016, keesokan harinya pun mereka diumumkan lolos ke babak final untuk melakukan presentasi di babak tersebut yang diadakan pada 28 September 2016. Meski merasa persiapan yang dilakukan kurang, terburu-buru, serta banyak berimprovisasi saat melakukan presentasi, namun akhirnya mereka keluar sebagai Juara 1 (Best of the Best) pada kategori undergraduate. Ketiganya tidak menyangka dapat mencapai posisi tersebut dan mengaku sangat bersyukur atas prestasi yang mereka raih.